Koor merupakan salah satu kegiatan seni yang memiliki peran penting dalam kehidupan sekolah SMK Gonzaga Mbay. Melalui kegiatan koor, para siswa tidak hanya mengembangkan kemampuan musikal, tetapi juga dibina untuk memiliki disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan yang kuat.

Tema “Bersatu dalam Harmoni, Melayani dengan Iman dan Kasih” menjadi landasan utama kegiatan ektrakurikuler paduan suara (koor) di SMK Gonzaga Mbay. Tema ini menegaskan bahwa setiap perbedaan suara, karakter, dan latar belakang siswa dipersatukan dalam satu tujuan, yakni melayani Tuhan dan sesama melalui nyanyian yang penuh penghayatan.

Kehadiran koor di SMK Gonzaga Mbay memberikan warna tersendiri dalam berbagai kegiatan sekolah. Koor secara rutin terlibat dalam perayaan Ekaristi, ibadat sekolah, kegiatan kerohanian, serta berbagai acara resmi lainnya. Melalui pelayanan tersebut, para siswa belajar mengekspresikan iman mereka melalui musik rohani yang indah dan penuh makna. Selain sebagai bentuk pelayanan, kegiatan koor juga menjadi sarana pembinaan bakat dan minat siswa di bidang seni suara. Dalam proses latihan, siswa dibimbing untuk mengenal berbagai teknik dasar bernyanyi, seperti teknik pernapasan yang baik, artikulasi yang jelas, penguasaan nada, serta pembagian suara yang harmonis seperti sopran, alto, tenor, dan bas. Proses latihan dilakukan secara terarah dan berkesinambungan agar setiap anggota koor mampu bernyanyi dengan baik dan menghasilkan perpaduan suara yang harmonis.

Latihan koor tidak hanya melatih kemampuan musikal, tetapi juga membentuk karakter siswa. Melalui latihan yang rutin, siswa belajar tentang kedisiplinan waktu, kerja sama dalam kelompok, serta tanggungjawab terhadap peran masing-masing. Setiap anggota memiliki peran penting dalam membangun keselarasan suara. Oleh karena itu, kebersamaan menjadi nilai utama dalam kegiatan koor, di mana siswa belajar untuk saling mendukung, menghargai, dan bekerjasama demi mencapai hasil yang baik.

Koor SMK Gonzaga Mbay tidak hanya melayani kegiatan internal sekolah, tetapi juga turut ambil bagian dalam pelayanan koor di beberapa paroki. Kehadiran koor dalam pelayanan gereja menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengembangkan talenta mereka sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan menggereja. Melalui pelayanan tersebut, siswa belajar untuk melayani dengan rendah hati, penuh penghayatan, dan rasa syukur.

Selain itu, koor SMK Gonzaga Mbay juga pernah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan rohani, salah satunya adalah mengisi misa syukur 25 tahun yang secara khusus dinyanyikan oleh siswa asrama putra. Penampilannya tersebut menjadi ungkapan syukur yang mendalam sekaligus menunjukan kekompakan dan kedewasaan siswa dalam membawakan lagu-lagu rohani.

Sebagai sekolah khatolik, SMK Gonzaa Mbay menjadikan kegiatan koor sebagai sarana pembinaan iman dan karakter siswa. Lagu-lagu rohani yang dinyanyikan tidak hanya menjadi bagian dari liturgi, tetapi juga menjadi doa yang dipanjatkan melalui nyanyian. Dengan demikian, kegiatan koor membantu siswa untuk semakin menghayati iman, memperdalam rasa syukur, serta menumbuhkan semangat pelayanan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar bernyanyi dengan baik, tetapi juga belajar tentang arti kebersamaan, kesetiaan dalam pelayanan, serta kerendahan hati dalam berkarya. Nilai-nilai inilah yang menjadi dasar pembentukan karakter siswa di SMK Gonzaga Mbay.

Dengan semangat “Bersatu dalam Harmoni, Melayani dengan Iman dan Kasih”, koor SMK Gonzaga Mbay diharapkan terus berkembang sebagai wadah pembinaan bakat, penguatan iman, dan pembentukan karakter siswa. Melalui harmoni suara yang indah, para siswa mempersembahkan talenta mereka bagi kemuliaan Tuhan dan pelayanan kepada sesama.

Oleh Rosalinda Ceme, S.Pd