
MBAY-Dalam semangat kepedulian terhadap lingkungan, seluruh warga SMK Gonzaga Mbay melaksanakan kegiatan Jumat Bersih pada Jumat, 20 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 08.00 WITA ini dipusatkan di Pasar Danga dan area sekitarnya. Aksi tersebut melibatkan Babinsa dari Koramil Aesesa serta seluruh jajaran ASN Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan Jumat Bersih ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan pasar yang selama ini menjadi salah satu persoalan krusial di wilayah perkotaan. Aktivitas ekonomi yang tinggi di Pasar Danga sering kali berdampak pada meningkatnya volume sampah, seperti plastik sekali pakai, sisa makanan ringan, dan limbah rumah tangga lainnya yang belum terkelola dengan baik. Melalui aksi gotong royong ini, para peserta membersihkan selokan, bahu jalan, serta area lapak pedagang guna menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan sehat.

Selain sebagai kegiatan rutin, Jumat Bersih ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tingkat Kabupaten Nagekeo tahun 2026. Dengan mengusung tema “Bijak Kelola Sampah, Buang Sampah pada Tempatnya”, Pemerintah Kabupaten Nagekeo ingin menanamkan kesadaran kolektif kepada seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Fokus utama diarahkan kepada para pedagang dan pelaku ekonomi di Pasar Danga agar turut menjaga kebersihan sebagai bagian dari etika berdagang.

Lingkungan pasar yang bersih tidak hanya mencerminkan budaya hidup sehat, tetapi juga berdampak langsung pada kenyamanan pembeli, kesehatan masyarakat, serta kelancaran aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, keterlibatan pelajar SMK Gonzaga Mbay diharapkan mampu menjadi contoh dan agen perubahan di tengah masyarakat. Kolaborasi tiga lembaga besar SMK Gonzaga Mbay, Babinsa Koramil Aesesa, dan Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan sinergi nyata lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kehadiran Babinsa turut memperkuat semangat disiplin dan kebersamaan.
Meski cuaca pagi itu terik, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta. Dengan penuh antusias, mereka menyusuri area pasar sambil memungut dan mengumpulkan sampah ke titik-titik yang telah disediakan. Kegiatan berlangsung tertib, penuh kebersamaan, dan mendapat perhatian positif dari masyarakat sekitar serta para pedagang yang sedang memulai aktivitas.

Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, diharapkan tumbuh kesadaran berkelanjutan bagi masyarakat Nagekeo untuk menjadikan kebersihan sebagai kebutuhan bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial. Harapannya Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus mendorong gerakan peduli lingkungan demi terciptanya pasar yang bersih, sehat, dan bermartabat.
SALAM PKD




